Selasa, 28 Maret 2017


A. SEJARAH JOOMLA


Pada tahun 2001 sebuah perusahaan di Australia bernama Miro membuat sebuah CMS bernama Mambo. Software ini dibuat dengan sistem open source sehingga konstributor terhadap pengembangan software ini sangatlah pesat. Karena melihat sisi bisnis yang semakin cemerlang pada tahun 2002, kini perusahaan mulai berubah pikiran dan membuat dua versi dari Mambo yaitu versi open source dan versi komersil yang dijual. Versi open source dinamakan MOS (Mambo Open Source) sedangkan versi komersilnya dinamakan Mambo CMS.


Pada tanggal 17 Agustus 2005, perseteruan antara pengembang Mambo dengan Miro sebagai pemegang hak cipta mencapai puncaknya dimana para pengembang Mambo ramai-ramai hijrah dan mengembangkan CMS Open Source sendiri dengan nama Joomla!. Pada tanggal 16 September 2005 diperkenalkanlah Joomla! versi 1.0.0 kepada publik yang sebenarnya merupakan produk yang sama dengan Mambo 4.5.2.3, tetapi dengan beberapa perbaikan.

Joomla adalah sebuah Content Management System (CMS) yang dibuat menggunakan bahasa PHP (PHP Hypertext Processor). Sejarah munculnya Joomla adalah karena ada sedikit “konflik” antara develop (pengembang) Mambo dengan founder (pembuat program) Mambo. Pihak founder berkeinginan untuk membentuk sebuah perusahaan bernama Mambo Foundation, namun para pengembang tidak setuju karena mereka beralasan bahwa jika Mambo sudah ditangani oleh sebuah perusahaan secara otomatis Mambo akan menjadi sebuah software yang komersial. Padalah tujuan awal dibuatnya Mambo adalah free (gratis) untuk semua orang dan siapapun boleh menggunakan, menduplikasi, atau bahkan memoddifikasi. Kondisi seperti ini memicu para develop yang memiliki tanggung jawab dan hati nurani kepada user membuat mereka hengkang dari kepengurusan Mambo. Yang pada akhirnya para develop yang tidak setuju tersebut bergabung dan menciptakan sebuah software “tandingan” Mambo. Maka terciptalah sebuah sofware yang memiliki bentuk dan fungsi yang sama persis bernama Joomla. Hampir seluruh modul maupun komponen untuk Mambo dapat pula digunakan pula pada Joomla.Meskipun program ini menggunakan bahasa php, bukan berarti harus paham seluruhnya tentang kode php. Bagi mereka tidak memahami kode HTML, Javascript, ASP, CGI, , maupun php tidak perlu takut untuk mempelajarinya karena meskipun tidak tahu tentang kode-kode tersebut orang bisa membuat sebuah web secara cepat dengan beberapa

B. PENGERTIAN JOOMLA
 
Joomla adalah salah satu aplikasi yang digunakan untuk membuat atau membangun sebuah website dinamis yang dilengkapi berbagai fasilitas yang mendukungnya. Joomla! termasuk dalam kategori aplikasi CMS (Content Management System) open source, artinya dapat Anda pergunakan dengan sebebas-bebasnya atau bebas untuk mengoperasikannya. Sejarah Joomla! sendiri awalnya dikembangkan dari aplikasi CMS lainnya yaitu Mambo.

C. KELEBIHAN dan KEKURANGAN JOOMLA
  • Kelebihan
  1. Dapat melakukan update halaman utama, halaman berita, halaman artikel, maupun halaman arsip secara cepat.
  2. Dapat melihat file Microsoft Word, Excel, dan PDF.
  3. Dapat menambahkan menu baru pada main menu, other menu, maupun top menu dengan mudah
  4. Dapat mengatur weblink dengan cepat dan mudah
  5. Dapat mengatur banner (iklan).
  6. Dapat mengatur FAQ (Frequently Asked Questions).
  7. Dapat mengatur Newsflashe
  8. Membuat arsip dan menampilkannya kembali
  9. Dapat mencetak, mengirim artikel lewat email, dan membaca artikel dengan format PDF.
  10. Dapat mengatur user dengan tingkat akses level yang berbeda.
  11. Dapat menambah komponen, modul, dan template dari pihak ketiga (seperti: forum, calendar, reminder, agenda, guestbook (buku tamu), shopping cart, dan sebagainya). Desain Joomla berbeda dengan aplikasi sejenis seperti Microsoft Frontpage maupun Macromedia Dreamweaver. Joomla sangat fleksibel, mudah digunakan, dan bentuknya sederhana, menjadikan software ini sangat friend user.
  • Kekurangan 
  1. Kemampuan website membuat link yang mudah dibaca dan cepat dikenali oleh mesin pencari masih kurang.
  2. Keterbatasan ACL (Access Control List)
  3. Ketiadaan Multisite
  4. Ketiadaan Tracker
  5. Kurangnya Cache Memory.







Sejarah WordPress

WordPress menjadi CMS paling populer saat ini, digunakan oleh lebih dari 12% dari 1 juta website yang tersebar di seluruh dunia. Hal ini dikarenakan WordPress memiliki banyak fitur, seperti template serta arsitektur plugin yang beragam. Pertama kali, WordPress dikembangkan oleh Matt Mullenweg yang saat ini masuk ke dalam jajaran 30 Under 30 inc.com, 25 Most Influential People on the Web Business Week, dan Top 50 People on the Web PC World.

Pada tahun 2002, Matt yang biasa menulis blog di b2 (bbpress.org) tidak beroperasi lagi, kemudian memiliki ide untuk mengembangkan blogware sendiri, namun tetap mengikuti standar website dengan struktur baik dan nuansa bersih. Keinginan tersebut semakin kuat saat tahun 2003 dimana Matt mengajak salah seorang rekannya, Mike Little untuk mulai mengembangkan WordPress. Hal ini pada akhirnya membuat pengembang b2, Michel Valdrighi, bergabung bersama Matt dan Mike Little.

Perkembangan WordPress

Pada tanggal 27 Mei 2003, versi pertama WordPress dirilis dan dilanjutkan dengan WordPress wiki atau lebih dikenal dengan codex.wordpress yang publish pada Desember 2003. Saat itu, WordPress mengalami popularitas yang terus meningkat, membuat CMS ini mendapatkan update besar-besaran pada Januari 2004, seperti menambahkan sejumlah fitur seperti edit link, multiple category, dan interface admin yang lebih baik dari versi sebelumnya. Nah, jika Anda juga sebagai salah satu pengguna WordPress, ada baiknya juga memilih layanan hosting murah yang bisa disesuaikan dengan budget maupun kebutuhan Anda.

Update pun dilanjutkan pada bulan Mei 2004, dimana saat perilisan versi 1.2, WordPress turut memperkenalkan fitur baru, seperti arsitektur plugin versi baru, sistem moderasi komentar, serta post review. Sementara tahun 2005 menjadi tahun yang bersejarah bagi WordPress, dimana versi 1.5 yang rilis pada tahun ini telah diunduh sebanyak 900 ribu kali, serta memulai service layanannya melalui wordpress.com.

Fitur lengkap dan kemudahan akses menjadi alasan mengapa CMS ini begitu populer di dunia. Jika Anda ingin mendapatkan kebutuhan hosting yang lengkap untuk membangun website, saatnya hubungi layanan hosting murah yang ada di Indonesia. Namun, pastikan pula bahwa layanan hosting yang Anda pilih tak hanya menawarkan harga ekonomis, namun juga memberikan pelayanan profesional.
  
Kelebihan Woordpress
  1. Bersifat bebas ( free/gratis ) karena dilisensikan di bawah lisensi GNU Public Licence. 
  2. Dapat digunakan secara offline ( tanpa konrksi internet ) menggunakan web server yang di instal secara lokal. 
  3. Dapat di instal pada web hosting yang mendukung penggunaa PHP dan MySQL. Versi PHP yang digunakan minimal adalah versi 4.2 dan versi MySQL minimal adalah 3.23.x. 
  4. Mudah dikustomisasi. 
  5. Meneyediakan banyak theme dan plugin. 
  6. Mendukung proses pembuatan kategori dan subkategori yang tidak terbatas. 
  7. Dapat melakukan sindikasi otomatis dengan bantuan RSS dan Atom. 
  8. Menggunakan interface XML ROC (Remote Procedure Call) untuk proses trackback dan remote posting. 
  9. Dapat diintegrasikan dengan posting melalui email. 
  10. Support terhadap plugin dan theme (pengaturan skin pada blog). 
  11. Mempunyai kemampuan untuk mengimpor data dari MovableType, TextPattern, grayMetter, b2evolution dan Blogger yang merupakan kelebihan utama WordPress. Pemakai WordPress juga dapat membuckup semua posting untuk kepentingan keamanan dan menguploadnya kembali secara mudah. 
  12. Mendukung dokumen dengan berbagai jenis ekstansi dan mempunyai API (Application Program Interface) untuk meningkatkan kemapuan WordPress. 
  13. Sangat mudah untuk melakukan proses administrasi dan perawatan tanpa harus memiliki pengalaman dalam nge-Blog. 
  14. Fasilitas searching yang nyaman. 
  15. Proses publish konten secara instan.
  16. Mempunyai susunan panel administrasi yang terbaik dengan segudang fiturnya. 
  17. Link manager untuk mempermudah proses pembuatan link dengan blog atau situs lain.
Kekurangan Woordpress
  1. Tidak bisa mengatur halaman hosting.
  2. Konten atau blog tidak mutlak milik sendiri.
  3. Tidak leluasa untuk menata tampilan blog.
  4. Tidak bisa menggunakan plugin.
  5. Tidak mnerima script iklan bisnis google adsense.


About me

Foto saya
kudus, jawa tengah, Indonesia
Hijab is My Identity :)

Popular Posts

Recent Posts

Powered By Blogger
Diberdayakan oleh Blogger.

Pages

Followers